Archive November 2019

EVOS Esports – Juara Baru MPL Season 4 Mobile Legends Profesional League 2019, Bungkam RRQ 3-1

EVOS Esports – Juara Baru MPL Season 4 Mobile Legends Profesional League 2019, Perjalanan EVOS Esports dimulai dengan permainan mereka yang sangat baik di Regular Season.

Mereka sudah menjadi Raja Klasemen dari Regular minggu pertama dan sampai juga pun mendapatkan keuntungan dengan berada di posisi Upper Bracket di babak Playoffs. Meski EVOS Esports kembali dipertemukan lagi dengan musuh bebuyutannya, RRQ, di babak Grand Final, namun EVOS Esports bisa membuktikan kekuatan mereka dan menjadikan mereka lebih dari pantas untuk mengangkat piala MPL ID S4.

EVOS Esports berhasil membungkam memenangkan pertandingan 3-1 atas RRQ. dan juga dengan ini ESPORTS sudah menjadi salah satu Tim yang dahulu yang dikenal yang bisa menundukan RAJA RRQ karena pada saat MPL SEASON 4 ini bisa menjuarai dan tidak gagal lagi kedua yaitu RRQ. Kedua team tersebut juga merupakan perwakilan Indonesia di Mobile Legends World Championship (M1).

Perjalanan panjang ajang kompetitif paling bergengsi untuk Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yaitu MPL Indonesia Season 4 sudah berakhir dengan babak Grand Final (26-27 Oktober 2019), setelah sebelumnya menjalankan babak Regular Season selama 8 pekan (23 Agustus – 13 Oktober 2019).

Tim-tim MPL terbaik (EVOS Esports, RRQ, Alter Ego, AURA, ONIC, dan Bigetron) yang berlaga di babak Grand Final MPL ID Season 4 ini memperebutkan total hadiah lebih dari US$300,000, predikat Tim mobile legends terbaik di Indonesia juga akan langsung berajang kembali nantinya dan juga untuk memperebutkan kembali di kejuaraan dunia MLBB yang bertajuk M1 World Championship 2019. Namun, langkah menuju juara tidaklah mudah karena setiap tim harus menunjukkan tensi dan ambisi untuk menjadi tim terbaik dari yang terbaik.

Panasnya pertarungan di Playoffs MPL ID S4 sudah dapat tergambarkan dari pembagian bracket pertandingan. ONIC bertemu dengan Aura sedangkan Alter Ego berhadapan dengan Bigetron. Antusiasme penonton yang memadati Tennis Indoor Senayan menyambut pertarungan pertama antara sang juara MPL ID Season 3 sekaligus juara MSC 2019, ONIC Esports, melawan Aura. ONIC yang memang difavoritkan terbukti berhasil mengirim Aura keluar dari peta pertarungan. Udil dkk. sukses memupuskan asa Aura dengan kemenangan 2-0 tanpa balas.

Pertarungan berikutnya menyajikan tim favorit juara lainnya yaitu Alter Ego yang berhadapan dengan Bigetron Esports. Maungzy dkk. berhasil membungkus kemenangan pertama meski tidak mudah.

Skor 2-1 menutup pertandingan antara keduanya sekaligus memaksa Hexaz0r dan kawan-kawan dari Bigetron jadi tim kedua yang harus pulang di hari pertama. Keseruan MPL ID Season 4 pun belum berhenti. Kini giliran Sang Raja, RRQ, yang akan menjamu Alter Ego setelah sukses menekuk Bigetron. Alter Ego hanya membutuhkan 11 menit dan memastikan kemenangan lewat combo Maniac dari Rmitchi dan Celiboy. Tidak tinggal diam, RRQ langsung menghajar combecak dengan SPLIT PUSH R7 yang sedang memakai Masha

Kemenangan sang juara MPL ID Season 2 semakin meyakinkan setelah ditutup dengan wipe-out dan andil Gusion dari Xin sebagai sang MVP. Sebelum hari pertama berakhir, ONIC dan Alter Ego pun berhadapan untuk menentukan tim terakhir yang harus gugur di hari pertama.

Kekalahan ini juga menjadi kenangan buruk ONIC Esports setelah menjadi raksasa yang tak terkalahkan di musim sebelumnya, saat jadi juara MSC 2019 dan MPL ID S3 El Classico antara EVOS yang nantinya akan melawan sang Raja RRQ

Para pecinta Mobile Legends berbondong-bondong datang memadati area Tennis Indoor Senayan yang tidak dapat menampung ramainya antusiasme penonton. Ajang pertama dimulai dengan EVOS yang membawa kemenangan mudah terlebih dahulu.

Tentunya, RRQ juga pastinya langsung melakukan antisipasi dan juga langsung menuju ke permainan yang bagus berikutnya dan berharap adanya pertandingan ketiga. Namun EVOS kembali lagi menunjukkan kerja sama tim yang disiplin baik saat menyerang maupun bertahan.

Puncaknya, agresi Lord dan wipe-out RRQ memastikan tiket grand final ketiga EVOS Esports sepanjang sejarah gelaran MPL Indonesia (Season 1, 2 dan 4). Namun entah mengapa, Alter Ego gagal menunjukkan panasnya pertandingan layaknya perjuangan mereka di hari pertama. RRQ langsung melaju ke permainan selanjutnya dan juga membungkam Tim Alter Ego 2-0. Pertemuan antara EVOS melawan RRQ pun kembali terjadi sebagai pertandingan pamungkas.

Uniknya, pertandingan final antara EVOS vs. RRQ seolah mengulang sejarah MPL ID S2 yang digelar di JX International Convention Center, Surabaya, 17-18 November 2018. Game pertama, RRQ memberikan kejutan dengan menggunakan strategi yang berbeda, yang terbukti ampuh membawa mereka mengamankan game pertama. Skor 1-0 untuk RRQ.

Game kedua, EVOS pun jadi seolah kehilangan kepercayaan diri yang sebelumnya mereka tunjukkan saat melawan RRQ di Final Upper Bracket. Mereka seolah terlihat gamang dari awal sampai tengah pertandingan.

Namun untungnya, bagi Oura dan kawan-kawannya, mereka bisa memutar balik kondisi dan memenangkan game kedua. Skor pun berubah jadi 1-1. Pertandingan Antara kedua Tim Terbaik perwakilan Indonesia ini sudah pasti sangat mendebarkan sekali bahkan sampai ke penonton dan juga komentatornya dan sangat berbeda dengan Grand Final MPL ID S2.

Pasalnya, kala itu, RRQ memang sedang berada di puncak kejayaannya dan mendominasi babak Playoffs. Nyaris semua fans MLBB, saat itu, menjagokan RRQ dan mereka terbukti menang mudah atas Rekt dan kawan-kawannya.Kali ini, di atas kertas, EVOS harusnya menang jika melihat performa mereka di Regular Season. Namun begitu, EVOS seolah mendapatkan kutukan atas MPL. Meski dari dulu diisi pemain bintang, EVOS 2x gagal di babak final (Season 1 dan 2) dan gugur di hari pertama Playoffs Season 3. Game ketiga pun dimulai. Rekt memberikan kejutan dengan menggunakan Zhask serta pemilihan Chang’e oleh Wann.

Di game ketiga ini, EVOS kembali tampil lebih percaya diri dan agresif dari awal permainan. Alhasil, EVOS mengamankan poin dari game ketiga. Skor 2-1 untuk EVOS Esports. Game keempat pun harus dimainkan. EVOS memang sempat tertekan di awal permainan. Namun sejak menit 10, Berkat keagresifan dan juga dari sang perusuh OURA yang melakukan split habis habis an dan Rekt, EVOS berhasil memimpin perolehan Networth dengan selisih 13K Gold.

Tekanan terakhir yang diberikan oleh EVOS tak sanggup lagi dibendung oleh Lemon dan kawan-kawannya. EVOS Pun akhirnya bisa menjuarai MPL Season ini dikarenakan saat 3 season sebelumnya selalu gagal pada peringkat K2 dan selalu kalah dalam laga FINAL..

Mereka Pun Mengatakan bahwa tidak ada kutukan semacamnya untuk EVOS saat berlaga di MPL karena tidak bisa menjuarainya dan itu hanyalah OMONG KOSONG ” ucap OURA ” akhirnya hanyalah bualan semata. Oura, satu-satunya pemain yang sejak dari MPL Indonesia S1 selalu bersama EVOS, akhirnya berhasil membawa pulang piala paling bergengsi ini. “Karena dari Season 1 sudah berjuang keras buat juara MPL, perasaan senang atas kemenangan MPL ini sungguh luar biasa.” ujar pemain yang bernama asli Eko Julianto.

Selain keseruan dan kemeriahan yang terjadi selama di lokasi acara, penonton di rumah juga tidak kalah bersemangat, dibuktikan dengan pencapaian 250ribu penonton pada live streaming di platform Facebook. Pencapaian ini tentu memecahkan rekor yang sangat fantastis sekali dan tidak terhingga sekali dari jangkauan pandangan dari orang orang yang biasanya melihat dan juga menonton laga mobile legend ini tentunya tembus 200ribu pada regular season.

EVOS dan RRQ juga akan langsung menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang akan berlaga di M1 World Championship 2019 yang mempertemukan 16 tim Mobile Legends terbaik dari 14 negara. Turnamen ini jadi pertama kalinya ajang kompetitif MLBB untuk tingkat dunia. M1 akan menyiapkan hadiah doorprize dengan total lebih dari US$250,000 dan diselenggarakan pada 15-17 November 2019 di Axiata Arena, Malaysia. MPL ID S4 dipersembahkan oleh Black Shark, smartphone gaming nomor satu yang baru saja meresmikan kehadirannya di pasar Indonesia, serta DANA, dompet digital yang aman dan terpercaya.

Sejarah Dari Dewa Cronus

Sejarah Dari Dewa Cronus

Sejarah Dari Dewa Cronus – Cronus, juga dieja Cronos atau Kronos, dalam agama Yunani kuno, dewa laki-laki yang disembah oleh populasi Yunani pra-Hellenis tetapi mungkin tidak disembah secara luas oleh orang Yunani sendiri; dia kemudian diidentikkan dengan dewa Romawi Saturnus. Fungsi Cronus terhubung dengan pertanian; di Attica pestanya, Kronia, merayakan panen dan menyerupai Saturnalia. Dalam seni ia digambarkan sebagai orang tua yang memegang alat, mungkin awalnya sabit tetapi diartikan sebagai harpa, atau pedang melengkung, Dalam mitologi Yunani, Cronus adalah putra Uranus (Surga) dan Gaea (Bumi), menjadi yang termuda dari 12 Titans. Atas saran ibunya ia mengebiri ayahnya dengan harpa, sehingga memisahkan Surga dari Bumi. Dia sekarang menjadi raja para Titan, dan mengambil untuk permaisuri saudara perempuannya Rhea; dia melahirkan bersamanya Hestia, Demeter, Hera, Hades, dan Poseidon, yang semuanya dia telan karena orangtuanya sendiri telah memperingatkan bahwa dia akan digulingkan oleh anaknya sendiri. Ketika Zeus lahir, bagaimanapun, Rhea menyembunyikannya di Kreta dan menipu Cronus untuk menelan batu sebagai gantinya. Zeus tumbuh dewasa, memaksa Cronus untuk mencurahkan saudara-saudaranya, berperang melawan Cronus, dan menang. Setelah kekalahannya oleh Zeus, Cronus menjadi, menurut versi yang berbeda dari ceritanya, baik seorang tahanan di Tartarus atau raja di Elysium. Menurut satu tradisi, periode pemerintahan Cronus adalah zaman keemasan bagi manusia.

Cronus mungkin yang paling terkenal dari TITAN karena dia adalah Raja dan pemimpin saudara-saudaranya yang berperang melawan Uranus dan akhirnya OLYMPIAN ALLAH. Terlahir dari Uranus dan GAIA, ia adalah yang paling licik dan termuda dari keturunan mereka dan mungkin yang paling kuat. Cronus akan mendapatkan kekuasaan dengan menggulingkan ayahnya dan akhirnya kehilangannya dengan dipukuli oleh putranya ZEUS.

Dalam mitologi Yunani, Cronus adalah Dewa zaman yang purba, yang di dalamnya waktu digambarkan sebagai kekuatan yang menghancurkan dan menghabiskan segala daya. Dengan bantuan saudara-saudara Titan-nya, Cronus mampu menggulingkan ayahnya Uranus dan memerintah kosmos, memerintah selama Zaman Emas mitologis. Hesiod dalam bukunya Theogony mencatat hikayat ini; Cronus iri pada kekuatan ayahnya, penguasa alam semesta. URANUS membuat Gaia marah ketika dia menyembunyikan anak-anaknya, Hecatonchires dan SIKLUS-SIKLUS di Tartarus, dan mereka dipenjara karena tidak dapat melihat cahaya. Gaia menciptakan sabit batu besar dan membujuk Cronus dan saudara-saudaranya di Titan untuk mengebiri Uranus.

Hanya Cronus yang bersedia melakukan tindakan itu, dan ketika sudah habis darah yang jatuh ke Bumi dari URANUS menciptakan Gigantes, Erinyes, dan Meliae. Darah yang jatuh ke laut menciptakan busa putih dari mana dewi APHRODITE muncul.

Setelah mengirim Uranus, Cronus sekali lagi memenjarakan saudara bungsunya, Hecatonchires dan Cyclopes dan memerintahkan Campe naga untuk menjaga mereka. Dia dan saudara perempuannya RHEA naik takhta sebagai Raja dan Ratu dan memerintah selama Zaman Keemasan, karena orang-orang pada masa itu tidak membutuhkan hukum dan amoralitas tidak ada. Cronus memiliki banyak anak terkenal, salah satunya lahir melalui perselingkuhannya dengan Philyra, putri Oceanus, ketika ditemukan oleh istrinya Rhea, Cronus melompat dari tempat tidur dan berlari dalam bentuk kuda jantan. Philyra dengan malu mundur ke punggung bukit Pelasgian tempat dia melahirkan Chiron, centaur ilahi yang bijaksana dan setengah.

Sebuah ramalan, diprediksi oleh Uranus, menetapkan bahwa Cronus akan digulingkan oleh putranya, untuk mencegah hal ini terjadi, Cronus menelan setiap anak-anaknya; DEMETER, HESTIA, HERA, HADES dan POSEIDON, saat mereka dilahirkan. Rhea, saudara perempuan dan istrinya, berhasil menyelamatkan yang termuda, Zeus, dengan menyembunyikannya di pulau Kreta dan memberi makan Cronus sebuah batu yang dibungkus kain. Beberapa versi dari kisah ini membuat Zeus dibesarkan oleh seekor kambing bernama Amalthea atau nimfa Adamanthea di Gunung Ida. Ketika Zeus dewasa, dia memaksa Cronus untuk memuntahkan saudara-saudaranya dan memimpin Olympians dalam sepuluh tahun melawan Titans; Zeus didasarkan pada Gunung Olympus dan Titans di Gunung Othrys. Batu yang telah disamarkan sebagai bayi Zeus didirikan di bumi di Pytho, di bawah kemegahan Parnassus, untuk menjadi tanda dan keajaiban bagi manusia fana. Akhirnya, Olympians berhasil dan mengusir lawan-lawan mereka ke lubang Tartarus. Setelah membebaskan saudara-saudaranya, Zeus juga melepaskan Hecatonchires dan Cyclopes; yang memalsukan baut penerangannya, helm Hade dan trisula Poseidon.

Cronus sering digambarkan dengan sabit atau sabit, yang digunakannya untuk mengebiri dan menggulingkan Uranus. Dia juga dikaitkan di Athena dengan hari kedua belas bulan Attic ketika sebuah festival bernama Kronia diadakan untuk menghormatinya untuk merayakan panen. Perayaan ini kemungkinan karena hubungannya dengan Zaman Keemasan yang luhur dari pemerintahannya. Karena itu ia terus memimpin sebagai pelindung panen meskipun ia digulingkan dari kekuasaan.

Nasib Cronus berbeda di seluruh teks, dalam teks Homer, Cronus dipenjara dengan para Titan lainnya di Tartarus. Dalam puisi-puisi Orphiv, ia dipenjara di gua Nyx, sebuah gua malam atau kegelapan. Dalam mitos-mitos selanjutnya, menurut Pindar, Zeus dikatakan telah membebaskan Cronus dan saudara-saudaranya dari penjara mereka dan menjadikan ayahnya Raja dari Kepulauan Elysian, rumah orang mati yang diberkati di Dunia Bawah. Ini adalah tempat peristirahatan terakhir dari jiwa para pahlawan dan orang-orang saleh seperti Orpheus dan Lycus, dan para pahlawan Perang Troya seperti Achilles, Patroclus, Ajax dan Menelaus. Daftar ini lengkap seperti di Yunani kuno itu dianggap bahwa setiap pahlawan yang memiliki kultus pahlawan akan ditransfer ke Elysian.

Fakta Menarik Lainnya Tentang Cronus

  • Dalam mitologi Romawi, Cronus digambarkan sebagai dewa mereka bernama Saturnus, masa pemerintahannya dihormati setiap tahun oleh pesta Saturnalia
  • Saturnus disembah jauh lebih luas, sebagai Dewa Pertanian, oleh bangsa Romawi daripada Cronus sebelumnya
  • Selama Renaissance, penggambaran Cronus memunculkan ‘Waktu Ayah’ yang memegang sabit panen
    Tidak ada kuil yang didedikasikan untuk Cronus ditemukan di Yunani

Spin City Kasino Online / yang Lebih Dikenal Dengan nama Roulette

Spin City Kasino Online / yang Lebih Dikenal Dengan nama Roulette

Menjadi andalan di kasino di seluruh dunia, roulette telah lama menjadi permainan populer bagi pengunjung biasa yang ingin bersenang-senang tanpa harus khawatir mempelajari aturan yang rumit. Cepat dan menyenangkan, hampir semua orang yang pernah menginjakkan kaki di lantai kasino telah bertaruh dengan harapan berharap angka mereka muncul. Sebagian besar pemain tidak pernah berhenti untuk memikirkan mekanisme di balik roda mewah itu. Mari lihat. Roulette adalah salah satu permainan kasino paling populer di dunia saat ini dan tentunya salah satu yang tertua, yang berasal dari abad ke-17. Permainan dimulai dengan pemintalan roda dengan 37 slot bernomor 0 hingga 36 inklusif (beberapa roda memiliki slot ke-38 bernomor 00). Roda berputar dalam satu arah dan bola berputar keras ke arah lain di sepanjang pelek di bagian atas roda. Akhirnya bola melambat dan jatuh ke salah satu slot bernomor, dan taruhan yang menang diputuskan. Kembali pada tahun 1873 pria Inggris Joseph Jagger, dengan bantuan enam kaki, mengamati semua enam roda roulette di kasino Monte Carlo tertentu dan menemukan bahwa seseorang memiliki bias yang signifikan. Menggunakan ini untuk keuntungannya, ia berhasil memenangkan jumlah fenomenal dari dua juta Franc Perancis, bernilai sekitar US $ 5 juta dalam bentuk uang hari ini. Keacakan roda telah meningkat sangat selama bertahun-tahun sehingga roda hari ini adalah karya kesempurnaan, presisi direkayasa untuk berputar dengan lancar dan memberikan putaran yang benar dengan hasil yang benar-benar acak.

Sejarah Roulette

Asal-usul yang tepat dari roda roulette sulit dilacak tetapi diyakini berasal dari ahli matematika Prancis Blaise Pascal. Pada 1655, ketika mencoba membuat mesin gerak abadi, ia menciptakan roda roulette sebagai produk sampingan dari eksperimennya. Meskipun mesin gerakan abadi itu gagal, roda roulette bertahan hingga hari ini. Selama hampir dua ratus tahun, roda roulette ada dengan nol dan nol ganda sampai dua orang Prancis, Francois dan Louis Blanc, memperkenalkan roda nol tunggal untuk bersaing dengan kasino yang ada yang menawarkan roda nol dan ganda nol. Saat ini, roda nol ganda dapat ditemukan di AS, Kanada, Amerika Selatan, dan Karibia sementara roda nol tunggal berlaku di mana pun di seluruh dunia.

Mengapa Bermain Roulette?

Tidak ada keraguan lagi bahwa permainan Roulette adalah salah satu permainan yang paling sangat terkenal di Kasino dan juga di seluruh Dunia, Itulah sebabnya jumlah dalam permainan Kasino di seluruh dunia paling mapan dan paling populer diantaranya dan bebera tahun terakhir ini juga jumlahnya sangat banyak sekali terutama di Meja permainan Blackjack dan juga Craps. Cenderung sangat meningkat, dan pastinya juga untuk menjatuhkan Kasino Mar del Plata di Argentina yang menawarkan lebih dari 100 jenis taruhan yang berbeda beda Kasino tersebut adalah termasuk salah satu kasino yang termegah di Dunia sehingga ada banyak sekali orang orang hingga bangsawan dari Negara lain untuk pergi bermain disana dan juga mempertaruhkan nasib mereka dalam permainan yang selama permainan terus menarik banyak sekali perhatian orang orang dan juga Kasino akan tetap bertahan dan Roulette pasti tahu cara melakukannya jadi apa yang membuat Roulette Begitu sangat populer? Ada Tiga alasan utamanya yaitu:

Pertama-tama, roulette adalah salah satu permainan yang paling mudah dipelajari di kasino. Meskipun banyak pemain suka melacak pola dalam angka-angka yang muncul, kebenaran dari masalah ini adalah setiap putaran acak dan independen dari semua putaran yang telah terjadi sebelumnya. Yang harus dilakukan seorang pemain adalah memilih nomor mereka dan berharap salah satu dari mereka muncul.

Roulette juga merupakan permainan sosial yang hebat, dengan semua pemain bermain melawan rumah daripada satu sama lain. Mereka juga bebas bertaruh pada nomor yang sama sehingga mereka bisa bersorak untuk bertaruh bersama. Ini membawa kita pada pemintalan bola, yang membawa kegembiraan luar biasa ketika roda melambat dan bola mulai memantul mencari tempat istirahat terakhirnya.

Siapa pun yang bermain secara teratur harus menyadari perbedaan besar antara roda nol tunggal dan roda nol ganda. Roda nol tunggal menawarkan kasino rumah tepi 2,7 persen sementara nol ganda hampir dua kali lipat pada 5,3 persen – menjadikannya salah satu yang lebih mahal dari permainan kasino umum.

MEKANIK RODA ROULETTE

Banyak mantan produsen roda roulette AS, seperti B.C. Wills, Tramble, Benteler dan Rude, telah berhenti memproduksi roda. Di pasar saat ini, ada dua produsen utama: TCS Huxley dan Cammegh. Kedua perusahaan memiliki kantor pusat di Inggris di mana roda diproduksi.

Roda roulette TCS Huxley masuk ke pasar lebih dari 30 tahun yang lalu dan dengan cepat memperoleh reputasi sebagai produk yang berkualitas. Akibatnya, roda roulette mereka sangat populer di kasino. Pada tahun 1990, roda rolet Cammegh datang ke pasar dan hari ini menawarkan roda berkualitas lain yang juga terbukti sangat populer di kasino-kasino di seluruh dunia.

Rekayasa yang digunakan untuk membuat roda saat ini sangat canggih dan milimeter sempurna, bertujuan untuk hasil yang benar-benar acak setiap putaran. Roda itu sendiri terdiri dari banyak bagian tetapi ada dua komponen utama: mangkuk, yang merupakan rumah eksternal dari roda dan rotor, yang merupakan bagian pemintalan utama dari roda yang duduk di mangkuk. Mangkuk berisi bola melacak bola berputar di sekitar, apron yang merupakan trek bola bawah yang menaungi deflektor bola dan gelendong yang menaungi kepala roda. Mangkuk ini berdiameter sekitar 32 inci di sebagian besar roda yang beroperasi di kasino.

Di tepi luar lingkar rotor adalah angka-angka dan tepat di dalam angka adalah kantong bola mendarat untuk menentukan angka yang menang. Kantung-kantung ini dapat memiliki gaya yang berbeda, seperti yang dipisahkan oleh fret tradisional, atau kantong bergigi yang terbuat dari selembar aluminium padat. Fret hari ini cenderung memiliki lebih banyak “low profile” dengan kantong dangkal yang memungkinkan bola memantul sedikit lebih banyak, menambah sifat acak hasilnya.

Kerucut di tengah roda terbuat dari MDF (papan serat kepadatan menengah) kaya dan diletakkan di atas plat pembawa aluminium. Kerucut memiliki sudut curam untuk memastikan bola akan bergulir kembali dan mendarat di nomor. Kami kemudian memiliki menara yang terpasang di tengah roda. Ini datang dalam segala bentuk dan ukuran dan dapat dibuat khusus untuk desain tertentu jika diperlukan oleh kasino. Secara umum, mereka memiliki nama pabrikan dan cukup dekoratif sebagai bagian dari roda. Menara dipasang pada roda dan mencakup mekanisme penyesuaian ketinggian untuk roda. Mekanisme penyesuaian ketinggian memastikan bahwa rotor duduk rata dengan apron (bagian dalam mangkuk) untuk memastikan bahwa bola akan berguling ke rotor, kemudian ke dalam saku nomor

Roda Pada Roulette

Tidak ada keraguan bahwa roda telah banyak berkembang dalam dekade terakhir ini. Pada kunjungan baru-baru ini ke TCS Huxley di Sydney, WGM diberikan pandangan langsung pada roda “Saturnus”. Salah satu fitur dari roda ini adalah sensor di-rim yang sangat rahasia. Sensor mengumpulkan data dan mengirimkan informasi ke papan display untuk memastikan bahwa nomor pemenang yang benar ditampilkan. Peran lain dari sensor adalah memastikan roda tidak bias dan beroperasi secara acak. Informasi yang dikumpulkan disimpan dan dianalisis untuk memastikan tidak ada kelainan operasi.

Dalam beberapa tahun terakhir kita telah melihat pengenalan papan pajangan angka yang memberi para pemain ikhtisar angka kemenangan terakhir. Sensor di dalam roda mengumpulkan data angka pemenang dan menyampaikan informasi ke layar LCD resolusi tinggi yang dilihat oleh para pemain.

Ada juga pengenalan mesin chipper yang memiliki kemampuan untuk mengurutkan lima ratus chip per menit. Dealer hanya menyapu semua taruhan yang kalah ke dalam chipper dan pada saat taruhan yang menang telah dibayarkan, chip telah diurutkan – warna dan semua! Ini sangat meningkatkan putaran per jam dan membuat pekerjaan dealer jauh lebih mudah. Fitur lain yang ditambahkan adalah bahwa chipper dapat merekam data untuk melacak tindakan pemain individu serta hasil dari tabel secara umum

MASA DEPAN ROULETTE.

Mengingat permainan roulette telah ada selama lebih dari tiga abad, aman untuk mengasumsikan bahwa permainan roulette akan ada untuk sementara waktu. Dengan semua kemajuan dalam pembuatan roda roulette selama beberapa dekade terakhir, sulit untuk membayangkan apa lagi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan permainan roulette. Yang mengatakan, tekanan pada produsen game untuk terus mengembangkan game baru dan menarik dan roulette tidak berbeda. Sebagai contoh, TCS Huxley telah menciptakan SuperNova Roulette yang menawarkan jackpot progresif ke sejumlah tabel permainan langsung. Dengan setiap orang yang berusaha mengembangkan sesuatu yang baru dan berbeda, akan menarik untuk melihat bagaimana pabrikan memainkan permainan baru

Itulah beberapa cara yang bisa anda pastikan dan juga anda dapatkan tentang Roulette dan juga tentunya ada banyak lagi pengetahuan yang bisa anda dapatkan tentang Roulette dan juga pastikan anda bisa lebih banyak lagi mendapatkan Pengetahuan tentang bagaimana cara untuk bisa menang Roulette hanya dengan ilmu wawasan yang telah kami berikan nantinya. Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya dan Terima Kasih.